Pada zaman maju sekarang ini, generasi muda banyak beranggapan bahwa
kebudayaan yang dulu itu menjadi simbol dari setiap etnis masing masing,
saya melihat dan menyadari bahwa banyaknya perubahan yang begitu
dramatis mulai dari tahun 1995 sampai sekarang, satu alasan positifnya
yang bisa kita lihat adalah dalam halnya pernikahan, sampai saat ini
perkembangan zaman di dunia yang begitu modren ini tidak menurunkan
unsur menghilangkan foto wedding di kalangan pernikahan suku Batak
khususnya Batak Toba. Mungkin foto wedding ini akan menjadi satu tiang
yang kokoh untuk pondasi dari adat pernikahan di kalangan Batak Toba.
Banyak pendapat yang positif tentang foto pernikahan yang di ambil di
greja, dan ini sudah menjadi tradisi. Foto pernikahan ini sangat lah di
perlukan di adat pernikahan orang Batak Toba padahal ujung ujungnya foto
tersebut hanya sebagai hiasan biasa saja, memang banyak juga golongan
yang menganggap foto ini sebagai suatu moment yang berharga. Untuk
kalangan tertentu foto pernikahan ini dijadikan sebagai simbol untuk
pamer, tapi itu hanya segelintir saja. Kebanyakan sang aktor di foto itu
( Orang yang menikah tersebut ) pada saat acara tidak begitu
memperdulikan sebesar apa kegunaan dari foto pernikahannya, mungkin pada
saat acara tersebut sang aktor/aktris nya merasa tidak percaya diri
atau malu dan grogi, tapi itu hal biasa yang di alami seseorang yang
belumpernah mengalaminya. Pendapat tentang perlunya foto pernikahan ini patut di contoh buat
generasi berikutnya, dan tidak akan musnah bahkan akan selalu hadir di
setiap acara pernikahan adat Batak Toba khususnya.
Penjelasan tentang Foto pernikahan dan nilai fosotifnya
foto pernikahan ini akan menjelaskan dan menjadi bukti bahwa yang
bersangkutan telah menjalani pernikahan dan para pelaku yang ada di foto
tersebut dapat menjelaskan bahwa dia telah menghadiri pernikahan
tersebut. Foto ini dapat menerangkan dan membuktikan bahwa orang yang
berfose dengan sang mempelai merupakan keluarga dia, bisa juga orang
tua, kakak, abang, om, paman, tante, nenek/kakek, dansebagainya. dan
bila suatu saat sang mempelai hidup jauh dengan para keluarga tersebut,
sang mempelai dapat mengenang dan mengingat kembali wajah wajah dari
keluarga mereka.
Nilai Negatif nya
Memang hal foto pernikahan ini tidak diwajibkan sebagai satu element
adat Batak Toba, tapi manusia mempunyai rasa cemburu dan egois, memang
bagi orang berada hal ini tidak di perhitungkan, tapi bagi orang yang
memang tidak mampu, foto pernikahan ini akan menjadi satu cambuk buat
dia karena satu alasan bahwa foto pernikahan ini sudah tren dari dulu di
kalangan suku Batak Toba.
Setiap manusia layak untuk mendapatkan penghargaan serta pujian asal jangan semua yang pernah kita miliki itu, akan menjadikan kesombongan dalam diri kita. Banyak orang yang tidak mempermasalahkan, permasalahan permasalahan yang dapat dia temui dalam kesehari hariannya, mungkin dia sudah termasuk orang yang bosan dengan suatu masalah. Lebih banyak lagi orang yang menganggap sebuah kesalahan itu menjadikan musuh besar bagi dia dan dia tidak dapat menerima resiko dari sebuah masalah tersebut. Tapi cukup sedikit bahkan terbatas bila orang menganggap suatu masalah itu menjadi pelajaran untuk tidak mengulagi kesalahan itu datang kembali. Pembahasan kali ini adalah bagaimana kita mampu untuk menjadikan masalah ataupun semua masalah yang ada dalam diri kita menjadi suatu pembelajaran bahkan ilmu yang sangat berharga buat kita. Dalam artikel kali ini saya akan membahas faktor faktor untuk menjadikan sebuah masalah itu menjadi pelajaran buat kita. Ada 2 faktor yang akan kita lihat dalam artikel kali ini, iyaitu :
Bagaimana cara kita untuk menerima sebuah kesalahan
Dalam kehidupan kita sehari hari sangat langka untuk kita mampu menerima kesalahan yang memang sudah jelas merupakan kesalahan kita. Hal itu diakibatkan adanya didalam diri manusia rasa malu dan rasa ego, sehingga dalam menerima kesalahan yang kita perbuat sangat susah. Terkadang kita selalu ingin hidup dengan tidak adanya kesalahan yang kita perbuat, tapi walaupun demikian, kalaupun kita tidak pernah mempunyai kesalahan sedikitpun tapi kita sebagai mahluk hidup yang bermasyarakat, bagaimana kita mampu menerima bila orang lain bersalah kepada kita ? Apakah semakin kita tidak mengenal rasa bersalah itu semakin benci pula kita kepada seseorang itu, bila ada seseorang yang bersalah kepada kita. Saya rasa hal itu akan sebanding, yah.. yah.... memang kita pasti akan mempunyai kesalahan tapi bagaimana kita mampu untuk menerima semua kesalahan yang kita perbuat ataupun yang tidak kita perbuat.
Solusi ; Untuk dapat menerima semua kesalahan yang kita perbuat ataupun yang tidak kita perbuat adalah, adanya kontrol diri dalam diri kita, serta rasa kasih sayang. Bila kita mampu dalam mengontrol rasa malu dan ego kita, mudah mudahan kita bakal mampu untuk menerima semua kesalahan tersebut tanpa terkecuali kesalahan siapapun. Kita harus memahami, bila saat ini anda bersalah mungkin besok anda bakal benar, dan itu sudah menjadi kebiasaan dalam hidup kita sehari hari. Rasa Kasih sayang akan memperkuat mental kita untuk mampu menerima sebuah kesalahan, bila seorang teman bersalah , pasti masalah itu hanya biasa saja dan menjadi pelajaran buat anda bila anda menyayanginya, tapi bila anda membencinya pasti kesalahan tersebut akan menjadi besar buat anda.
Menjadikan masalah itu menjadi ilmu yang sangat berharga
Masalah itu ada dalam setiap apa yang akan anda kerjakan tergantung bagaimana anda menyikapinya ataupun membawakannya dalam kehidupan anda. Hanya yang menjadi persoalan bagaimana membuat suatu masalah itu bukan untuk menurunkan semangat kita tapi lebih kepada membangkitkan semangat kita, oleh karna itu terciptalah bagaimana kita menjadikan masalah itu menjadi sebuah ilmu yang paling berharga dalam hidup kita. Setiap masalah pasti mempunyai jalan keluar baik itu buruk atau tidak, tergantung anda yang menilai.
Solusi ; Kita harus lebih faham terhadap semua masalah dalam diri kita, baik itu yang datang dari orang lain ataupun atas kesalahan kita. Salah satu contoh, ada kalanya anda melakukan suatu pekerjaan dan sudah anda pikirkan tapi ada orang lain yang memberikan suatu solusi menurut pandangan dia bahwa yang anda kerjakan itu masih kurang bagus dan perlu untuk direfisi lagi, tapi anda hanya berpatokan kepada pemikiran anda tanpa memperdulikan hal yang telah diberikan orang lain tersebut. Hingga tiba saatnya yang anda dapatkan adalah kegagalan, pasti anda akan merasa bersalah tidak mendengarkan ucapan dari seseorang tersebut. Setiap masalah harusnya kita buat sebagai pembelajaran dalam hidup kita, untuk lebih mudah mempelajari masalah yang datang kepada kita baik itu masalah yang kita lakukan, ada baiknya kita sadar diri dan mampu dalam menyatakan kebenaran ( klik disini bagaimana cara kita untuk lebih mampu dalam menyatakan kesalahan kita ) bahwa apa yang telah kita pernbuat itu merupakan suatu kesalahan dan belajar untuk dapat memaafkan ( klik disini, bagaimana kita untuk lebih mampu memaafkan orang lain).
Pesan !! " Anggaplah semua masalah yang datang kepadamu sebagai awal dari keberhasilanmu, agar apa yang akan kamu kerjakan kedepannya tidak terkendala oleh apapun juga " ( Rivai Silaban )
Kebenaran memang sudah menjadi hak setiap manusia, apa bila kebenaran yang kita miliki tidak dihiraukan ataupun tidak diakui orang lain, tentu kita merasa sedih, sebab kebenaran yang memang benar sepatutnya untuk di benarkan. Banyak orang yang menghabiskan hartanya untuk mencari suatu kebenaran, tapi dalam pembahasan kali ini kita bukan membahas mengenai kebenaran, seperti yang sudah di uraikan di atas. Kebenaran yang kali ini akan di bahas dalam artikel ini adalah, Bila kita merasa bersalah seharusnya kita mampu untuk menyatakan kebenaran bahwa kita itu salah. ini yang akan menjadi pembahasan kita kali ini, sebab untuk menyatakan suatu kesalahan yang pernah kita perbuat bukanlah segampang mengatakan nama kita sendiri, karena banyak alasan kenapa kita tidak mampu dalam menyatakan suatu kebenaran bahwa semuanya itu adalah merupakan kesalahan. Seringkali kita merasa bersalah tapi selalu didiamkan, tapi bila kawan ataupun orang lain bersalah kita malah membahasnya dan menjadikan masalah itu menjadi besar. Terkadang kita lebih suka melihat kesalahan otang lain daripada mengoreksi diri kita sendiri, dan kita bahkan lebih faham pada kesalahan orang lain ketimbang semua kesalahan yang pernah kita perbuat. Tapi jangan heran itulah yang namanya hidup. Untuk saat ini aku akan menjelaskan beberapa faktor yang membuat kita merasa tidak mampu untuk menyatakan kerbenaran suatu kesalahan itu.
Kita merasa lebih dari pada orang lain.
Hidup ini merupakan suatu kenyataan dimana kita harus lebih serba bisa untuk mendapatkan hidup yang menyenangkan. Setiap orang berlomba lomba untuk maju, sehingga terciptanyalah suatu kesenjangan hidup, dimana suatu kasta tercipta dengan sendirinya. Hal yang seperti ini banyak mempengaruhi hidup kita, baik itu dalam membenarkan dan menyalahkan. Kebanyakan orang bila dia merasa lebih tinggi derajatnya dengan manusia lainnya, akan sangat sulit untuk menerima suatu kesalahan bahkan kesalahan yang memang dia perbuat sangat sukar untuk dia mengakuinya. Ini adalah suatu realita hidup saat ini, tapi bila kita masih sederajat atau boleh dikatakan bersahabat pastinya dalam menyatakan kebenaran bahwa kita bersalah akan lebih mudah. Merasa kita lebih hebat daripada yang lain akan menjadikan kita tetap merasa benar, dan menjadi pantangan bila kita disalahkan apa lagi untuk menyatakan kesalahan kita sendiri, yang memang sudah terbukti bersalah dan semua orang sudah mengetahuinya.
Takut menerima konsekwensinya.
Malu adalah suatu konsekwensi dari permasalahan ini, makanya banyak orang selalu mendiamkan semua kesalahan yang dia perbuat, bahkan dia akan menjadikan orang lain sebagai kambing hitamnya. Harga diri membuat kita buta, dalam hal apapun baik itu terhadap kesalahan yang telah kita perbuat. Memang untuk menerima rasa malu ini kita sedikit canggung, soalnya kita merasa itu adalah tabu bagi kita. Kesimpulan : Untuk menyatakan suatu kebenaran dalam hal bersalah itu, anda tidak perlu untuk memikirkan rasa malunya dan memperdulikan harga diri anda, sebab sebuah kesalahan itu tidak memandang hargadiri dan konsekwensinya, nyatakanlah bila anda memang bersalah, karena keberanian kita mengungkapkan suatu kesalahan walaupun itu kesalahan kita sendiri yang memang sangat menyakitkan hal tersebut menjadi nilai positif buat anda. Pikirkanlah kebaikan yang bakal anda dapatkan dibalik suatu pengakuan yang anda nyatakan, bahwa kenyataan yang anda utarakan itu paling tidak masih dapat membahagiakan orang lain.
Kegagalan itu adalah suatu proses ketidak sempurnaan dari apa yang kita harapkan, serta yang kita lakukan sebelumnya. Bagi sebagian orang hal kegagalan ini adalah menjadi pembangkit niatnya dan menjadikan pelajaran untuk tidak mengulangi hal yang serupa bila suatu saat mendapatkan kejadian tersebut. Bagi sebagian orang ada yang menganggap kegagalan ini adalah suatu karma dari semua yang pernah dia lakukan sebelumnya bahkan ada juga yang mengatakan kegagalan itu datang bukan karna dirinya sendiri melainkan kesalahan dari orang lain. Pendapat pendapat diatas mengapresiasikan kita bahwa kegagalan itu sangat tidak layak untuk kita. tapi dalam bahasan kali ini kita membahas soal pernyataan " Kegagalan itu adalah kesuksesan yang tertunda ". pernyataan tersubut memang sungguh kurang nyaman terdengar ditelinga kita apalagi soal kegagalan pasti itu suatu masalah dan kita tidak nyaman untuk menyatakannya. Tapi hal tersebut perlu kita bahas agar pada saatnya tiba bila kita mengalami suatu kegagalan itu tidak akan menjadikan kita hancur ataupun takut dalam melakukan sesuatu hal dalam tanda kutib kebaikan. Sebenarnya awal dari kegagalan itu tidak terlepas dari pada diri kita, terkadang apa yang kita lakukan tidak sejalan dengan hati nurani kita sehingga mengakibatkan bathin kita tidak akan senyawa dengan apa yang kita lakukan dan rasa bersyukur tidak akan pernah ada.
Bila mana setiap apa yang akan anda kerjakan, ada baiknya anda selalu mempertanyakan dulu dalam diri anda, layak tidaknya anda mengerjakan serta mampu menerima suatu resiko dari apa yang anda kerjakan itu, setiap pekerjaan yang kita lakukan mempunyai resiko, jadi dalam hal ini anda harus lebih faham dalam resiko yang anda kerjakan, biar anda mampu bila suatu saat nanti resiko itu datang berkunjung kepada anda, anda tidak langsung terpuruk dan mengakibatkan anda hancur. Bila anda memahami resiko yang bakal terjadi, mungkin secara tidak sadar kegagalan itu akan menjadi seuatu pelajaran buat anda, dan mungkin suatu saat bila anda ingin melakukannya lagi resiko itu bisa anda perkecil dan kegagalan tidaklah begitu besar, dengan sedikit kesalahan akan mengakibatkan kita menjadi mapan di bidang itu, serta kegagalan itu bukanlah suatu penghalang melainkan sebagai matapelajaran bidang studi menuju kesuksesan.
Segala sesuatu yang sudah kita kerjakan ada baiknya kita tidak selalu memikirkan keuntungan yang sebesar apa yang dapat kita peroleh dari semua jerih payah serta kerja keras yang kita lakukan selama ini. Ada bayak hal yang selalu di anut manusia dalam dirinya, yaitu " Selalu ingin menghasilkan keuntungan yang berlimpah " Hal inilah yang akan menjadikan anda semakin dekat dengan kegagalan, serta akan menjadikan hidup anda semakin tidak terarah. Dimana setiap keuntungan ataupun upah dari semua kerja keras dan jeripayahmu itu sudah mempunyai ukuran tertentu, Sungguh luar biasanya bila anda mampu menarik seekor gajah dengan sehelai benang bukan ? hal itu sudah menjadi kodrat bahwa untuk mencapai sesuatu yang lebih besar, kita akan mempersiapkan diri kita untuk lebih menerima resiko yang melebihi dari yang kita dapatkan.
Solusi :
Sadarlah dengan segala kemampuan anda dalam melakukan segala hal, dan belajarlah untuk selalu meyakinkan diri anda bahwa anda tidaklah manusia yang sempurnah. Lalu anda harus berpikir bahwa segala yang kita lakukan akan mempunyai resiko, tergantung besar kecilnya apa yang kita kerjakan. Sadarilah bahwa anda bukan seorang profesional dalam hidup ini melainkan seorang yang butuh tuntunan serta ilmu yang lebih banyak lagi untuk dapat anda pergunakan dalam hidup ini. Yakinkan diri anda agar tujuan dari semua yang anda kerjakan bukanlah hanya soal keuntungannya saja melainkan " Sebagai Manusia anda harus lebih berbuat dari pada anda duduk diam dan berpangku tangan ". Kegagalan itu adalah kesuksesan yang tertunda
Dingolutta si saonari on, sai jot jot do hita manghirim tu dirinta, jala nga sae hita pardanginghon noni di ngolutta si ganup ari. Memang nian molotung do sai pinanot notan akka namasa sisaonari on, datung so lomos nian roha suang songoni ma i gabe sipikkiran dihita. Naolo i do hita nian sai pittor mangida tu julu alai sai tong ma i dang tung boi taulahon, sialani pittor sai mandele ma hita molo tung so tolhas akka na hita parsaulihon, sipata ittor sae marsak jala sae pintor adong dope na manguhumi tu donganna jolma suang songoni tong sai salpu jala sahat sahat ma i tu Debata. Akka ahlak si songonon do nian nanaeng si bolokkononta sian ngolutta. Molope tung sai mertipa tipa angka sitaonon nang angka sipikkiranta naso tulus i, unang nian sai pittor pasalpu hita, alana ikkon takkas do berengonta ! alani aha do ro sisongo ni tu hita ? jala bohado panjalonta disude na dilehonni Tuhan i tu hita natape so apala tung pas na dirohatta i ?. Disondo hita ikkon nanget manailihon sudena akka na taulahon. Memang nian sai berusaha do hita lao mambahen nadenggan di ngolutta suang songo ni tu akka gelleng ta rodi saluhutna akka pinomparta. Sai pittor liddak do mudarta mambege molo tung ro akka na roa tu pinomparta. Sering do hita marpingkir lao mambahen asa tung uli nian jala sangap hita suang songo ni akka pinomparta di joloni akka jolma natorop. Naeng siberengngon ta sian turpuk on :
1 Musa 15 : 1 - 2 " Sai pittor mabiar do hita lao mangida hangoluan sogot "
Godang do akka na hita ulahon akka nahumurang di tikki nauju i, nasai boi mambahen mabiar hita jala lomos rohatta lao mandalani ngolu on. Jala hal biar ni roha sisongo ni do nagabe maol jala borat hita laho mandalani golutta tu joloan ni ari. Sai pittor marlomos ni roha do hita, sai pittor mandele jala sai pintor manuntut do hita tu Debata alana ngatung denggan na hita ulahon menurut pikkiranta. Suang songo ni ma nang tu angka hamoraon, dohot hagabeon. Sai manghirim do hita di ngolutta, " asa tung mamora nian ahu ? " asa tung gabe nian ahu ? ". Ai bohado hita gabe dapotan akka sisongo ni molo sai holanna manghirim do hita dohot sai mandele, jala sai olo ma i sipata sai manguhumi, hape tung hurang sikkop hita mangulahon ? Kadang sai pittor marpikkiri do hita tu joloan ni ari, sipata mai sai ittor hita papungu sudena akka naeng si papunguon holan alani biarta tu ari sogot, sahat mai mamikkiri akka sudena pinomparta sogot. Boha ma molo songon on ?, bohama annon gabe songon on ?, jala bohama musena dung songonon annon ?. Ido na sai hita pergumulhon di ngolutta on. Sai berharap do hita dapotan akka na denggan alai di pangulahonta hurang sikkop dapena. ondo na gabe masalah di ngolutta siganup ari.
Solusi :
Adong do sada na gabe sahit di hita hajolmaon, tarlumobi mai di hita halak batak, pittor na sai olo ido hita sai marna lobi manaili tu jolo, hape nian na diulahonna sai hurang sikkop dope. aha do alana menna hita pittor sai marpikkir songo ni ?. Dingolutta on, dang sai pittor berengon akka sekitar dohot akka na asing , alana mungkin na hita ulahon dohot cara mangulahon i sai berbeda doi, sian akka donganta jolma. adong mai di waktu, di sinamot, dohot di pamikkirion, menna tung marragam sudena akka hangoluan ni jolma on. Belum tentu aha na hita pikkiri i gabe i naikkon saut, alai boi jadi do i saut molo taboto dirinta on pasu pasu sian tuhan i do.
Ulahon ma angka napatut si ulahononta, jala unang sai pittor mangida aka upani naniulanta hita, alana sudena akka nadenggan i patut do ikkon dengan di ujungna sogot. Jala sudena akka pandelean i, salpu jala mago do i molo ias do rohanta lao mangulahon i, marpikkir ma hita ai tu dirinta doi jala hita halasson sudena akka na boi hita ulahon, unang sai hita bereng hingar hingar ni portibion. Tapabulus rohanta molotung hurang pena akka na ni ulanta, ingkon marlambas ni roha do hita ai idopena na dibotonta, jala hita hamuliatehon asa gabe pasu pasu noni sogot tu akka pinomparta jala asa gabe di gabei Debata jala ajar di ajari Debata ma hita rodi pinomparta sogot. jala dapoton ta ma sogot songon na ni janjihon ni Debata tu hita.
1 Musa 15 : 3 - 4 " Unang sai pittor mura hita mandele, molo tung so pas dirohatta upani naung taulahon i dapotta."
Hatorangan :
Godang do hita merasa molo akka na taulahon manang akka na talehon tu jolma gabe ikkon sai mulak musena tu hita. Jala sering do hita pakke istilah ni halak barat " Take & Give " lapatanna " memberi dan Menerima " idopena na hita ulahon di ngolu on. Molo so pas akka na hita pauli salaleng on balosna tu hita pittor sai mandele, alai pandelean sisongo ni dang marlapatan noni molo sai marpikkir hita ikkon marbalos, Hita pe di lingkungan pardonganon, sai tarida do i, molo adong sahalak donganta dang hita pajolo, hape donganta on nungga tung godang membantu hita, boi do on gabe parbadaan sogot tu hita. Jala sering do hita sai manukkun tu Debata " Naboha do au nuaeng, hape nahu ulahon nga denggan ? hape si anu so adong parangena na denggan jala tong do hubantu, alai boasa sai ibana sai lam maju ?. Ondopena na masa di ngolutta sisonari on.
Solusi :
Nahita karejohon di sudena ngolutta boi jadi doi benar menurut pikkiranta, alai menurut dongan jolma dohot Debata, boi do i gabe sala. Nasai godang do hita marpikkir dohot mangkarejoi si karejoan holan tergantung di pikkiranta, hapena terbatas do nian si pikkiran ta i , ai ragam do di patupa Debata akka na adong di portibian. Sian ido menna adong tubu akka profesi dohot berbagai kelebihan, menna denggan do hita marsiurupan pikkiran dohot donganta asa gabe dapot sada kesimpulan na denggan. Boasa hita pittor mura hansit rohanta molo adong donganta na hita bantu hian gabe sukses hape donganta nakkining dang sai pajolohon hita didirina. Ima sada pemikiran na sangat dangkal di hajolmaon, naget jo hita pikkiri molo so adong balosni na hita lehon si nangkining. Mungkin na sai hita do merasa bantuan ta i sai ido mambahen ibana sukses, hape molo di selidiki noni, bisa jadi doi dang apala i mambahen jadi, tong do sian angka na deba muse marroan akka panuturan i tu ibana. Jadi akkup ni i sudena, datung boi jola na asing manghophop hita gabe maju anggo soalani di ritta. I adung saran dohot akka pemikiran nang denggan situtu di lehon donganta tu hita, i holan akka ide doi, tongdo hita na lao mangulahon, jala lao mangulahon on ikkon tong do hita marserep ni roha dohot martangiang anggiat ma sudena akka pikkiranta i sai di patulus Tuhan i, manang aha pena na hita ulahon dang sai pittor haraphononta noni ikkon hatop jadi jala jadi songon na di rohatta i. Halashon ma sudena akka na adong di ngolutta, jala anggap ma sudena akka na nilehon ta tu donganta jolma na boi mambahen sukses ibana, gabe motivasi tu hita, jala las dopena rohatta angka na hita lehon i di parhaseang donganta jolma dohot denggan jala boi mambahen sada kemajuan di ibana. " Alangkah sedihnya bila kita memberikan sesuatu kepada seseorang, ternyata apa yang telah kita berikan itu menjadikan dia sengsara. Dan alangkah mulianya bila apa yang telah kita berikan itu kepada seseorang menjadi berkad buat dia "
1 Musa 15 : 5 - 6 " Dibahen halabbason ni rohatta i mangulahon sudena akka na rikkot di ngolutta di dalan ni Debata, gabe pasu pasu mai tu ngolutta.
Hatorangan :
Molo tung serep jala tongtong sai marguru tu Debata hita laho mangulahon dohon mandalani ngolutta siadopari gabe tulus mai akka na pinarsitta jala gabe lasniroha ma i tu pinomparta sogot. Sudena akka na denggan na hita ulahon i sai di bereng Tuhan i doi molo memang ulaonta i denggan tu dongan jolma dohot tu Debata. Jala sudena akka pasu pasu na ro tu ngolutta dang tarabbatan noni molo memang ture nahita ulahon di dalan ni Debata.
Solusi :
Molo hita laho mangulahon sada sada si ulahononta, denggan do hita jolo marpanukkun tu dirinta. molo hita ulahon sada si ulaon bohado diritta manilai i, cokcok do manang na daong, jala pikkiri bohado kemampuanta lao mangulahaon i, unang do adong faktor namambahen gabe so tulus akka na hita ulahon i. Jala unang sai pittor hita pikkiri otik sibahenon alai godang na hi nokkop., ikkon sadar do hita tu kemampuanta. Jala tong sai hita tangiangkon asa lam margogo hita lao mangulahon, unang gabe sai hita tangiangkon asa tulus akka na hita parsitta. Dungi roma pasu pasu na sian Debata, jala pakkema i lao mangurupi dongan mu jolma.
" jangan pernah memohon kepada Tuhan agar apa yang pernah engkau minta akan terkabul, Tetapi bermohonlah agar engkau mampu mengerjakan sesuatu itu agar menjadi terkabul "
Di suatu desa ada satu keluarga yang baik dan sangat mengenal dan yakin ke pada Tuhan, keluarga tersebut sangat lah miskin , mereka hidup dengan cara bertani. Sosok sang ayah ( sebut saja Pak Amin )yang terkenal baik (sebut saja seorang sintua ), di samping bertani Pak Amin melayani di gereja yang ada di kampung itu yang lumayan jauh dari rumah mereka. Setiap harinya Pak Amin selalu ke gereja dengan berjalan kaki dan membutuhkan waktu 32 menit perjalanan. atas kebaikan dan kepolosannya, setiap pekerjaan yang ada di greja itu yang dia tugaskan ke pada dia selalu mengerjakannya dengan suka rela. Begitu juga dengan segala bagian surat menyusat di gereja itu. Sang ayah yang memang benar benar miskin sering juga berharap untuk mendapatkan sepeda dan mesin ketik untuk kelancaran dalam mengerjakan tugas tugas dari gereja. Dalam doanya di memohon agar apa yang dia inginkan itu terwujud. Keluarga tersebut bertani dengan sungguh sungguh agar suatu hari dapat uang banyak dan dapat membeli kebutuhan si ayah tersebut, tapi dengan berbagai upaya karena modal memang sedikit yah... cita cita tersebut masih jauh untuk di kejar. Disuatu ketika kepala desa yang ada di kampung itu yang memang sudah lama menjabat dan periodenya sudah habis serta ingin pensiun dengan rencana pindah kerumah yang telah di beli anak anaknya di luar kota, membuat syukuran serta mengundang semua pelayan gereja dan pendeta mereka begitu juga dengan warganya agar datang ke rumahnya. Tiba di hari dimana acara syukuran tersebut dilaksanakan semua warga dan wakga serta para sintua gereja setempat sudah datang berkumpul di rumah kepala desa tersebut. Pendeta menanyakan ke pada sintua setempat agar pelaksanaan ibadah syukuran itu di laksanakan. tapi para sintua merasa tidak nyaman sebab keperluan untuk acara syukuran tersebut berada di tangan pak Amin yang memang belom datang. kebaktian pun di tunda beberapa jam, saat pak amin datang kebaktian pun dilaksanakan. Setelah acara selesai pendeta menanyakan kepada pak Amin.
Pendeta : Pak Amin kenapa bapak lama kali datangnya tadi, dan kenapa acara ibadah itu di tulis dengan tulisan tangan ? Pak Amin : maaf amang.. jarak antara rumah saya ke sini cukup jauh, dan soal acara tersebut saya tulis tangan berhubung mesin ketik saya tidak ada. Semua orang yang mendengarkan penjelasan itu termasuk bapak kepala desa yang mengadakan syukuran itu maklum atas keadaan tersebut. Setelah beberapa bulan berlalu Kepala desa mereka habis jabatan dan ingin pindah ke rumah yang telah di sediakan anaknya. saat pindah pak Amin di panggil kepala desa kampung itu agar bersedia untuk membantu mengangkat prabotan rumahnya, dan pak Amin pun datang. Kepala desa memaggil pak Amin dan memberikan sepeda bekasnya ke pak Amin setelah semua kebaikan yang telah dia lakukan selama ini. Dengan bangga dan hati terharu pak Amin mengucapkan banyak terimakasih. Serta pak kepala desa tersebut meninggalkan satu mesin ketik buat gereja tersebut yang memang mesin ketik tersebut tidak dia pergunakan lagi. Dengan senang hati para warga menerimanya. Para sintua gereja tersebut memberikan wewenang agar pak Amin mempergunakannya dalam keperluan gereja mereka.
Kesimpulan
Perbuatan baik yang pernah kita lakukan selama hidup kita, tidak akan pernah terabaikan dan apa yang pernah kita rencanakan belum tentu dapat terwujud dengan apa yang pernah kita pikirkan.
Saya, hanya saya, baru saya...!!! bahasa itu sangat sering kita dengarkan bahkan secara sadar ataupun tidak sadar kita terus mengatakannya dalam setiap pembicaraan kita terhadap sesama. Hal tersebut menandakan pada dasarnya manusia itu pada zaman sekarang ini tidak lagi memiliki rasa sayang terhadap sesamanya dan ingin selalu diatas dari sesamanya. memang melihat dari kultur dan kebiasaan hidup kita sehari hari manusia itu berbeda derajadnya tapi yang menjadi permasalahannya apakah itu tetap menjadi patokan dalam hidup kita, atau apakah kita tidak membutuhkan sesama lagi dalam bidang apapun, atau cukupkah hanya materi dan kelebihan kita yang dapat kita andalkan untuk menebus rasa persaudaraan sesama manusia ? Arti dari ucapan bila kita mengatakan saya, hanya saya, baru saya .... atau apapun itu berarti kita harus benar benar mampu dalam segala bidang khususnya dalam hal membantu sesama kita. ucapan tersebut mempunyai pundasi bahwa kita orang yang bertanggung jawab dalam segala hal di mana ucapan tersebut di sebutkan. Bila mana kita menyebutkan ucapan tersebut ( saya, hanya saya, baru saya .... ) itu menandakan kita harus lebih loyal dan penopang dalam segala hal kepada sesama kita. Bila kita menyebutkan perkataan tersebut dengan secara spontan kita telah menyebutkan diri kita adalah orang yang paling di level atas melebihi sesama kita, dan sangat di sayangkan bila orang lain menganggap kita sombong. Hal ini dapat membuat reputasi kita buruk di mata sesama, tanpa sadar kita hal tersebut dapat mempengaruhi mental dan kepribadian kita. Banyak teori yang membuktikan bila kita selalu menyebutkan diri kita sendiri mempunyai kemampuan lebih akan menjadikan suatu beban moral kepada kita. Ucapan tersebut ( saya, hanya saya, baru saya .... ) menjadi suatu dingding pemisah antara kita dan sesama, besar kemungkinan semakin kita mengatakannya semakin banyak yang menjauh dari kita.
Pesan :
Setiap perkataan yang pernah kita ucapkan tentang kita sendiri kepada orang lain dengan seringnya, akan menjadikan kita sebagai orang bodoh dimata orang tersebut.